headerimage_02.jpg
 
 
Bontang Action Plan for Environment Protection
Pada hari Senin pagi, tanggal 2 Nopember 2009 kawasan Berbas Pantai ujung , Bontang diramaikan dengan adanya kegiatan penanaman bibit bakau oleh Jajaran Pemerintah Kota Bontang, Karyawan PT KPA dan warga setempat.   Kegiatan tersebut adalah tindak lanjut  ”MoU Bontang Action Plan for Environment Protection” antara Pemkot Bontang dan PT KPA yang ditandatangani Walikota Bontang dan Direktur Utama KPA tanggal 30 Mei 2009  lalu Pada hari Senin pagi, tanggal 2 Nopember 2009 kawasan Berbas Pantai ujung , Bontang diramaikan dengan adanya kegiatan penanaman bibit bakau oleh Jajaran Pemerintah Kota Bontang, Karyawan PT KPA dan warga setempat.   Kegiatan tersebut adalah tindak lanjut  ”MoU Bontang Action Plan for Environment Protection” antara Pemkot Bontang dan PT KPA yang ditandatangani Walikota Bontang dan Direktur Utama KPA tanggal 30 Mmangrove7.jpgei 2009  lalu .
MOU itu sendiri  berisi 3 hal  yaitu Pembuatan 1000 Lobang Biopori ,  Rehabilitasi Hutan Bakau di Berbas Pantai, dan Pembuatan Taman Kota Bontang.
Dalam kurun waktu 3 bulan ini, sudah dibuat 286 buah lobang biopori, dan secara terus menerus dilakukan sampai mencapai 1000 buah pada bulan Maret tahun 2010. Sedangkan untuk Taman kota Bontang akan segera dimulai dalam waktu dekat.

Acara dimulai dengan  penyerahan bibit bakau oleh Vice President Manufacturing  Ir. Darius Pasaribu kepada Walikota Bontang - dr H Andi Sofyan Hasdam Sps  dan oleh Pembina Periska PT KPA –Ir. Rini Darius P kepada Ketua DPRD Bontang , dr Hj Nenny Moerniani SpOG.  Kemudian seluruh undangan bersama-sama menuju lokasi hutan bakau untuk menanam 100 bibit bakau sebagai tanda dimulainya (Kick off) penanaman bakau di Berbas Pantai  .

”PT Kaltim Pasifik Amoniak (PT KPA) hadir di Indonesia bukan sekedar untuk memproduksi Amoniak, kemudian menjualnya.  Seperti tahun tahun sebelumnya, KPA akan melanjutkan komitmentnya  untuk pembangunan masyarakat Bontang khususnya  menuju kualitas hidup yang lebih baik dengan cara peningkatan kualitas lingkungan yang baik, melalui program CSR KPA yang berkesinambungan ” Darius Pasaribu  menyampaikan  dalam sambutannya . 
Hutan bakau, sangat penting dilestarikan. Selain tempat berkembangbiaknya mahluk hidup untuk memastikan siklus sempurna biota laut, hutan bakau juga berfungsi untuk melindungi masyarakat (terutama masayarakat pantai)  dari ancaman yang datang dari laut, seperti ombak dan Tsunami. Walaupun dalam kenyataaannya Kalimantan tidak terletak pada jalur utama Cincin Api Gempa , namun ancaman Tsunami tetap ada untuk pantai timur Kalimantan mengingat kemungkinan gempa  besar dapat saja terjadi sewaktu waktu di bagian utara Sulawesi.  Oleh sebab itu, penanaman kembali bakau ini menjadi sangat penting dan segera perlu dilakukan (imperative). 

Ada sebanyak 7265  batang pohon bakau yang akan ditanam dalam area seluas 29.967 m2 (kurang lebih 3 ha).Penanaman akan dilanjutkan secara bertahap dengan melibatkan warga sekitar, Karang Taruna, anak anak sekolah bersama sama karyawan PT KPA dan jajaran Pemkot Bontang. 
KPA mengharapkan, melalui program peningkatan kualitas lingkungan seperti ini,  kelestarian lingkungan yang memberikan jaminan kehidupan yang berkualitas dalam jangka panjang dapat diperoleh di kota Bontang.
Dalam sambutmangrove5.jpgannya Walikota Bontang- Sofyan Hasdam menyampaikan bahwa di dalam jajaran Pemerintah Kota sedang dilakukan beberapa langkah yang berkaitan dengan kepedulian lingkungan dan didalam waktu dekat akan ada peraturan tentang lingkungan seperti menerapkan kantor yang ramah lingkungan (Eco Office) ,contoh nya penghematan penggunaan kertas ( paperless),  hemat energi seperti pemakaian air,listrik dan lain-lainnya. Selain itu juga akan dibuat konsep Eco Hospital, Eco Market , Eco Tourism sehingga kota Bontang menjadi Eco City. Dengan demikian program-program lingkungan PT KPA sangat sejalan dengan program Pemerintah Kota Bontang.
Pada kesempatan tersebut , Walikota tidak lupa mengungkapkan kebanggaannya kepada KPA , karena intensitas program-program  CSR KPA terhadap lingkungan sangat besar.
Acara ini, selain dihadiri Walikota Bontang, Ketua DPRD Bontang, jajaran Management dan karyawan PT KPA serta  Periska PT KPA,  juga dihadiri   Wawali Bontang Drs. H Sjahid Daroini, Dandim Bontang Letkol Djaka Budi Utama, Asisten II Pemkot Bontang Drs H Abdul Muis P,  Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Dra Hj Nurul Hidayati, Lurah Berbas Pantai-Ir Usman HM dan beberapa Kepala Dinas terkait serta masyarakat sekitar .  Pada kesempatan tersebut, Darius Pasaribu mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Muspida Bontang atas dukungan yang sangat besar terhadap program ini, dan penghargaan yang setinggi tingginya kepada masyarakat Bontang umumnya, dan masyarakat Berbas Pantai khususnya, atas kesempatan yang diberikan kepada PT KPA, mewujudkan tanggungjawab sosialnya melalui penanaman kembali hutan bakau ini. 

 
< Prev   Next >